Tertawa sedikit itu perlu
May 3, 2011 Leave a Comment
Sudah cukup lama rasanya tidak mengunjungi persma.com, karena mungkin ingin mencoba belajar cuek. Namun ternyata sulit rasanya melangkah pergi dan hanya menjadi penonton, tanpa masuk dalam lingkaran yang mengerikan. Selalu saya membuka situs itu hanya karena ada kejadian yang kontroversi. Dan selalu tentang Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia Dewan Kota Yogyakarta (PPMI DK Yogya).
Pertama pernah terjadi ketika teman-teman PPMI DK Yogya berkunjung ke Solo, untuk melakukan kunjungan. Cerita punya dongeng akhirnya terjadi sebuah salah paham. Dan sebenarnya ini dapat dihindari. Karena perbedaan cara berkomunikasi dan bercanda membuat menjadi seakan-akan ingin menjatuhkan atau bahkan melecehkan, Namun itu sebenarnya masih dalam batasan aman, jika dilakukan di Yogyakarta.
Dan tidak berselang lama terjadilah kasus tentang baju kerja yang diambil. Kenapa ya saya enggan mengucapkannya dengan kata “dicuri”, mungkin karena kita harus lebih santai dalam menanggapinya. Tidak serta merta menuduh bahwa itu dilakukan dengan niat yang bulat. Sehingga dengan mengindahkan kerukunan berbangsa bertanah air (apa hubungannya ya?), seharusnya kita menanyakan terlebih dahulu. Apalagi yang melakukannya masih dalam satu lingkaran perjuangan. (Ini padangan saya sebagai pendengar dan pembaca loh….)
Tiba-tiba disiang yang amat terik saya sempat di-chat seorang kawan mengenai kejadiaan ini. Sontak dengan tertawa saya menghisap rokok dalam-dalam karena tidak habis pikir. Bagaimana tidak, biasanya yang menjadi target teman-teman adalah buku, atau mungkin sudah terjadi perubahan minat ya? Apapun itu sepertinya permasalahan ini bisa diselesaikan dengan rasa kekeluargaan (hal yang paling diandalkan dalam berorganisasi. Pret…).
Nah sebagai seorang yang pernah mengambil dan diambil barangnya saya merasa perlu adanya pemahaman yang sederhana saja. Tidak perlu berprasangka buruk yang berlebihan, namun bila dirasa ini sudah keterlaluan saya tidak bisa menulis apa-apa lagi (tentang kejadian ini loh….). Dan harapannya agar tidak terjadi perpecahan dalam lingkaran perjuangan ini (karya koalisi partai aje). Sehingga dapat tercipta perhimpunan yang sakinah, mawaddah dan warohmah. Salam merayap.